Friday, September 28, 2012

God's providence

Sungguh menyenangkan orang yang mendapatkan perhatian Allah. Janji perlindunganNya sungguh luar biasa, menentramkan hati, membuat confident menjalani hari - hari.

Siapa yang dapat menandingi kuasaNya? Siapa yang dapat mengalahkanNya? Siapa yang dapat mempengaruhiNya dengan cerita - cerita busuk untuk membatalkan rancanganNya? 

NOBODY!!
Bayangkan. Pribadi yang berkuasa penuh, Maha Tahu dan Adil, memberikan janji perlindungan yang begitu dahsyat dan melegakan. Who doesn't want it? 
Ia tidak terpengaruh oleh bisikan - bisikan busuk para musuh, karena Ia Maha Tahu dan Sumber Kebenaran. 

Betapa menyenangkan dan melegakan mendapatkan perhatian Allah.
Betapa luar biasa janjiNya. Dan makin luar biasa, karena Ia tidak pernah mengingkari janjiNya. Selalu dipenuhiNya apa yang telah dirancangkanNya atas hidup ciptaanNya.

Terima kasih ya Allah.
Aku percaya aku tidak luput dari perhatianMu.
Aku berserah penuh padaMu.


--catatan kecil 'sate' 14des2010--

Tuesday, September 25, 2012

nestapa cinta

Kala aku menghidangkan potongan - potongan hidupku di hadapanmu, jangan pernah merasa bahwa aku adalah kitab yang terbuka bagimu

Saat aku mendendangkan alunan cinta bagimu, jangan pernah merasa bahwa semua tumpah ruah buatmu

Ketahuilah, itu adalah cuilan kecil dari mahakarya pahatanNya dalam tiap sisiku. Bahwa cinta yang kuberi lahir dari tulus ikhlasku, pun itu baru sepercik rasa yang kubagi denganmu

Adakah engkau yang Dia beri?
Sang Waktulah yang akan membisikkannya
Tugasku adalah menunggu dengan sabar dan tenang, seraya berdaya untuk mengungkap kehendakNya 


--musmiE24Sep12--

Monday, September 24, 2012

kangenku padamu membuncah
gila - gilaan rasanya
mencungkil - cungkil angkuhku
meledek arogansiku
menawariku menyecap sedikit kemungkinan
bahwa kau akan merasakan yang sama

tapi bergeming aku
mengulur waktu berlama - lama
menikmati sakit rindu
menikmati siksa kangen
dan menggelar kemungkinan terburuk 
lalu melipatnya menjadi bola kecil
dan menendangnya jauh tinggi ke angkasa

gak peduli aku
meski kau diam memaku
meski kau bunuh rindumu padaku
mungkin ini yang terbaik:
            tidak lagi mengenalmu 
            hanya mengenalmu sesaat

selamat melanjutkan langkah sayangku
akupun menekuri ziarahku
mensyukuri waktu kita yang pernah ada
lalu meniupnya jauh tinggi di semesta
seraya berucap "terima kasih"
dan berlanjut pada tapakku


Monday, September 17, 2012

nyanyian jiwa

bersimpuh aku dalam remang rasa
mencoba menelusuri lenggoknya
menemukan segumpal penyesalan

tersimpuh merengkuh asa
mencoba mengerti rasa
dan menyimpannya tanpa malu - malu

bersimbah resah lelah 
bersaing dengan realita
tak berdaya
tapi kehendak memaksa
niat memaku
dan ragu mulai menyerbu

aku rindu!!