Kala aku menghidangkan potongan - potongan hidupku di hadapanmu, jangan pernah merasa bahwa aku adalah kitab yang terbuka bagimu
Saat aku mendendangkan alunan cinta bagimu, jangan pernah merasa bahwa semua tumpah ruah buatmu
Ketahuilah, itu adalah cuilan kecil dari mahakarya pahatanNya dalam tiap sisiku. Bahwa cinta yang kuberi lahir dari tulus ikhlasku, pun itu baru sepercik rasa yang kubagi denganmu
Adakah engkau yang Dia beri?
Sang Waktulah yang akan membisikkannya
Tugasku adalah menunggu dengan sabar dan tenang, seraya berdaya untuk mengungkap kehendakNya
--musmiE24Sep12--
Tuesday, September 25, 2012
Monday, September 24, 2012
kangenku padamu membuncah
gila - gilaan rasanya
mencungkil - cungkil angkuhku
meledek arogansiku
menawariku menyecap sedikit kemungkinan
bahwa kau akan merasakan yang sama
tapi bergeming aku
mengulur waktu berlama - lama
menikmati sakit rindu
menikmati siksa kangen
dan menggelar kemungkinan terburuk
lalu melipatnya menjadi bola kecil
dan menendangnya jauh tinggi ke angkasa
gak peduli aku
meski kau diam memaku
meski kau bunuh rindumu padaku
mungkin ini yang terbaik:
tidak lagi mengenalmu
hanya mengenalmu sesaat
selamat melanjutkan langkah sayangku
akupun menekuri ziarahku
mensyukuri waktu kita yang pernah ada
lalu meniupnya jauh tinggi di semesta
seraya berucap "terima kasih"
dan berlanjut pada tapakku
gila - gilaan rasanya
mencungkil - cungkil angkuhku
meledek arogansiku
menawariku menyecap sedikit kemungkinan
bahwa kau akan merasakan yang sama
tapi bergeming aku
mengulur waktu berlama - lama
menikmati sakit rindu
menikmati siksa kangen
dan menggelar kemungkinan terburuk
lalu melipatnya menjadi bola kecil
dan menendangnya jauh tinggi ke angkasa
gak peduli aku
meski kau diam memaku
meski kau bunuh rindumu padaku
mungkin ini yang terbaik:
tidak lagi mengenalmu
hanya mengenalmu sesaat
selamat melanjutkan langkah sayangku
akupun menekuri ziarahku
mensyukuri waktu kita yang pernah ada
lalu meniupnya jauh tinggi di semesta
seraya berucap "terima kasih"
dan berlanjut pada tapakku
Monday, September 17, 2012
nyanyian jiwa
bersimpuh aku dalam remang rasa
mencoba menelusuri lenggoknya
menemukan segumpal penyesalan
tersimpuh merengkuh asa
mencoba mengerti rasa
dan menyimpannya tanpa malu - malu
bersimbah resah lelah
bersaing dengan realita
tak berdaya
tapi kehendak memaksa
niat memaku
dan ragu mulai menyerbu
aku rindu!!
mencoba menelusuri lenggoknya
menemukan segumpal penyesalan
tersimpuh merengkuh asa
mencoba mengerti rasa
dan menyimpannya tanpa malu - malu
bersimbah resah lelah
bersaing dengan realita
tak berdaya
tapi kehendak memaksa
niat memaku
dan ragu mulai menyerbu
aku rindu!!
Friday, September 14, 2012
kata diri [ku]
ketika kau merasa sendiri dimalam selarut ini [seperti yang aku rasakan sekarang], apakah yang akan kau perbuat? mengharapkan telpon berdering dari seseorang yang kamu tunggu - tunggu? mengharapkan sapaan lembut dari seseorang yang jauh disana entah melalui alat komunikasi apapun? atau menjalaninya bersama seseorangmu, namun seperti malam yang lainnya, nothing special?
menikmati hening malam adalah satu dari sekian kesukaanku. ketika langit cerah dan bintang bertaburan, bulan bergenit - genit menyorot semesta, berbaring dan bercengkerama dengan sisi kanan-kiri-depan-belakang ku memberi kehangatan pada jiwa yang tak bisa didapat ataupun dibeli dengan apapun.
pernahkah kamu saling melempar gurauan dengan sang malam? atau mungkin menitip bisik pada angin yang berhembus lembut, memberitau bahwa kau punya harapan, angan, cita - cita, bahkan mimpi yang sedang kau bumbui dan meminta kebaikan hati mereka untuk menghadirkan kesempatan sehingga semua bisa kau wujudkan menjadi sebuah kenyataan.
larutnya malam seringkali melarutkan berbagai perasaan atau emosi yang mengganggu, menguraikannya menjadi padu merdu, melahirkan pemikiran dan harapan baru dalam pagi yang baru.
seperti apapun malam larutmu, segulana apapun menyergapmu, pastikan bahwa kau mampu mengisi setiap kekosongan yang muncul dengan rencana dan niat - niat yg lahir dari dorongan kekuatan batiniahmu, bukan hanya akal pikiranmu.
menikmati hening malam adalah satu dari sekian kesukaanku. ketika langit cerah dan bintang bertaburan, bulan bergenit - genit menyorot semesta, berbaring dan bercengkerama dengan sisi kanan-kiri-depan-belakang ku memberi kehangatan pada jiwa yang tak bisa didapat ataupun dibeli dengan apapun.
pernahkah kamu saling melempar gurauan dengan sang malam? atau mungkin menitip bisik pada angin yang berhembus lembut, memberitau bahwa kau punya harapan, angan, cita - cita, bahkan mimpi yang sedang kau bumbui dan meminta kebaikan hati mereka untuk menghadirkan kesempatan sehingga semua bisa kau wujudkan menjadi sebuah kenyataan.
larutnya malam seringkali melarutkan berbagai perasaan atau emosi yang mengganggu, menguraikannya menjadi padu merdu, melahirkan pemikiran dan harapan baru dalam pagi yang baru.
seperti apapun malam larutmu, segulana apapun menyergapmu, pastikan bahwa kau mampu mengisi setiap kekosongan yang muncul dengan rencana dan niat - niat yg lahir dari dorongan kekuatan batiniahmu, bukan hanya akal pikiranmu.
Subscribe to:
Posts (Atom)

